Kawan-kawan... Salah satu komponen penting dalam mewujudkan kinerja mesin adalah busi.
Busi merupakan komponen dalam rangkaian pengapian dimotor, busi berfungsi sebagai pemantik pembakaran dalam ruang bakar mesin.Masalahnya busi yang harus diinstal pada sistem injeksi yang memang sudah banyak beredar di lapangan mempunyai ciri khusus, pastinya ada pada keterangan yang biasanya tertulis pada insulator (keramik) busi berupa abjad dan angka.
Apapun merk busi tersebut harusnya dalam kombinasi tulisan abjad dan angka tersebut ada huruf “R” nya, huruf ini artinya Resistor. Bukan Racing ya, banyak yang mengartikan kalau kode R dibusi ini artinya Racing, padahal kepanjangan dari Resistor.
Resistor pada busi bertujuan untuk memperlemah gelombang elektromagnet yang ditimbulkan karena loncatan pengapian. Harapannya jika gelombang elektromagnetnya lemah maka hasil positif yang didapatkan.
Kendaraan sepeda motor yang kinerjanya secara penuh mengandalkan sistem kelistrikan, seperti motor-motor injeksi maka Busi type “R” inilah yang paling cocok diaplikasi.
Walau kenyataan dilapangan motor injeksi bisa juga mengadopsi busi yang tidak memiliki kode “R” tapi ini sifatnya sementara karena suatu hal, karena jika terlalu lama dipakai dimotor injeksi ditakutkan akan memberi efek negatif pada sistem kelistrikannya.
Bukti otentik memperlihatkan dan silahkan buktikan sendiri kalau motor injeksi Bradr semua aplikasi busi dengan kode “R”.
Honda Vario, BeAt dan Scoopy Injeksi CPRE9EA-9
Honda Spacy Injeksi CPR8EA
Honda BeAT Injeksi eSP MR9C-9N
Honda Vario 125,150 eSP CPRE9EA-9
Honda PCX 150 MR8K-9
Honda SH150I CPR7EA-9