Kawan-kawan... Bagi sobat yang senang berkendara jauh alias touring bersama teman-teman komunitas, pasti akan kesulitan untuk berkomunikasi saat di tengah perjalanan. Untuk itu, perlu menggunakan kode-kode atau bahasa isyarat saat touring. Kode-kode ini cukup penting agar kelompok dan barisan pengendara tetap tertib di jalan.
Saat touring, pasti ada yang memimpin di depan. Semua yang berada di belakangnya, harus mengetahui kode-kode apa yang disampaikan. Hal ini dilakukan dengan tujuan safety riding. Berikut ini kode-kode touring yang umum dipakai klub atau komunitas motor di Indonesia:
Tangan kanan diangkat, dan jari telunjuk dimainkan atau diputar-putar. Posisi masih berhenti dan kode ini harus didahului dulu dengan klakson pada motor dari pemimpin yang paling belakang. Usai klakson dari yang paling belakang maka pemimpin yang paling depan memberikan acungan jempol tangan kanan atau kiri agar dilihat oleh semua peserta yang artinya adalah “ready to go”.
Telapak tangan yang kiri dibuka dan diangkat sebatas pundak.
Telapak tangan kiri dibuka dan selanjutnya diangkat sampai posisinya di atas helm, gerakan tersebut diulang-ulang.
Telapak tangan kiri digerakkan mengarah ke bawah dengan membuka jari telunjuk.
Menggerakkan kaki sebelah kanan ke bawah atau tangan kanan menunjuk ke bawah jika memungkinkan.
Tangan kiri diangkat ke atas sambil menunjukkan jari telunjuk ke depan.
Telapak tangan kiri dibuka secukupnya dan selanjutnya telapak tangan dimainkan atau diayunkan dengan perlahan.
Telapak tangan kiri mengepal dan diarahkan dari bawah ke atas dengan beberapa kali gerakan.
Tangan kiri diangkat, kemudian memberikan dua jari sebagai tanda angka 2.
Tangan kiri diangkat, kemudian memberikan dua jari sebagai tanda angka 1.
Tangan sebelah kiri diarahkan ke bawah dan telapak tangan dibuka sambil dihadapkan ke belakang.