NEWS
DETAILS
Selasa, 17 May 2022 13:55 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Kawan-kawan.... Bagi yang masih suka melakukan pengisian radiator menggunakan air biasa, kalian perlu berhati-hati. Memang, air biasa yang bisa didapat dari keran di rumah terhitung lebih praktis dan hemat biaya untuk mengisi radiator motor. Akan tetapi, kebiasaan ini ternyata bisa berdampak buruk bagi keadaan mesin motor. Jangan diskip, lebih baik simak penjelasan berikut biar motor kesayanganmu ga cepet rusak!

Radiator motor merupakan salah satu bagian yang esensial dalam sepeda motor sebagai salah satu sistem pendingin mesin motor agar tidak mengalami overheat. Di dalam radiator terdapat ruang untuk cairan untuk menjaga suhu yang membuat kinerja mesin tetap optimal. Cairan di dalam radiator berperan untuk menyerap panas mesin dan kemudian disalurkan melewati water jacket. Cairan yang sudah terkena panas akan mengalir di sekitar silinder mesin lalu kembali ke thermostat.

Lazimnya, cairan yang digunakan adalah coolant radiator yang dirancang agar sanggup menjaga suhu ruang bakar pada mesin. Cairan ini terbuat dari bahan khusus tertentu yang membuatnya berbeda dengan air biasa. Senyawa kimia dalam cairan coolant mampu meminimalisir terbentuknya karat dan lumut dalam saluran radiator hingga water jacket dalam mesin.

Sedangkan, air biasa memiliki karakteristik yang tidak ideal untuk kesehatan mesin. Selain titik didihnya yang cukup rendah dibandingkan coolant, air biasa juga dapat mengandung garam dengan kadar yang bervariasi. Hal ini bisa berisiko terbentuknya endapan yang dapat menyumbat saluran dan bagian-bagian dalam pada radiator sehingga pendinginan mesin jadi tidak optimal.

Jika dibiarkan terlalu lama, kebiasaan ini dampaknya bisa merusak mesin motor dari panas mesin yang tidak teregulasi, lho! Walaupun efek kerusakan tidak terlihat secara langsung karena sifatnya jangka panjang, tentu kawan-kawan tidak ingin motor kesayanganmu mengalami kerusakan apapun, bukan?

Dapat disimpulkan bahwa air biasa tidak bisa mendinginkan mesin sebaik cairan coolant dan juga berisiko merusak mesin, tapi bukan berarti air biasa tidak bisa digunakan sama sekali. Dalam keadaan darurat, seperti susah mencari bengkel di tengah perjalanan jauh dan mesin motor terlampau panas, kawan-kawan bisa saja menggunakan air biasa untuk mengisi radiator. Namun, sangat disarankan untuk segera menguras dan mengganti air tersebut dengan cairan coolant setelah keadaan memungkinkan.

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK