NEWS
DETAILS
Selasa, 31 Mar 2026 20:02 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Tidak terasa momen libur Lebaran sudah usai, dan kini saatnya kita kembali ke rutinitas semula. Bagi Brosis yang memilih melakukan perjalanan arus balik menggunakan sepeda motor, kondisi fisik dan mental tentu sudah mulai terkuras setelah menempuh perjalanan mudik dan merayakan hari raya di kampung halaman. Oleh karena itu, menjaga fokus dan kewaspadaan menjadi harga mati agar selamat sampai di tujuan.

Arus balik memiliki tantangan tersendiri dibandingkan arus mudik. Euforia pulang kampung sudah berganti dengan rasa lelah, namun keinginan untuk segera sampai di rumah seringkali membuat pengendara terburu-buru. Di sinilah kampanye #Cari_Aman dari Honda menjadi sangat krusial untuk diterapkan. Dan Brosis bisa mengikuti beberapa langkah berikut.

Selalu Fokus dan Waspada

Hal pertama yang harus diperhatikan Brosis adalah tingkat kefokusan. Berkendara dalam kondisi mengantuk atau pikiran melayang karena kelelahan sangat berbahaya. Ingat, jalanan saat arus balik biasanya sangat padat dengan berbagai jenis kendaraan, mulai dari bus antar kota hingga truk logistik. Fokus yang terbelah sedikit saja bisa berakibat fatal.

Jika Brosis merasa mata sudah mulai berat atau daya konsentrasi menurun, jangan memaksakan diri. Segera cari tempat istirahat seperti SPBU, rest area, atau posko mudik Honda yang tersedia di sepanjang jalur utama. Beristirahatlah minimal 15-30 menit setiap 2 jam perjalanan untuk mengembalikan kebugaran tubuh.

Persiapan Teknis dan Perlengkapan

Sebelum berangkat balik, pastikan kondisi motor Brosis dalam keadaan prima. Cek kembali tekanan ban, kondisi oli, sistem pengereman, dan lampu-lampu. Beban bawaan saat arus balik biasanya lebih berat karena membawa oleh-oleh dari kampung. Pastikan barang bawaan tertata rapi, tidak melebihi lebar setang, dan tidak menghalangi lampu rem atau lampu sein.

Selain itu, perlengkapan berkendara atau riding gear harus tetap lengkap. Gunakan helm full face atau half face berstandar SNI, jaket yang mampu menahan angin, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu yang menutupi mata kaki. Perlengkapan ini adalah benteng pertahanan pertama Brosis jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan.

Etika Berkendara di Jalur Padat

Saat berada di kemacetan arus balik, kesabaran Brosis sangat diuji. Tetaplah patuhi rambu-rambu lalu lintas dan jangan menyerobot jalur yang bukan peruntukannya seperti trotoar atau jalur berlawanan. Gunakan lampu sein dengan benar saat akan berbelok atau berpindah jalur, dan hindari pengereman mendadak yang bisa memicu tabrakan beruntun.

Slogan #Cari_Aman bukan sekadar kata-kata, melainkan gaya hidup yang mengedepankan keselamatan di atas segalanya. Kecepatan memang penting untuk sampai tepat waktu, namun keselamatan jauh lebih berharga agar Brosis bisa kembali beraktivitas dan bertemu keluarga di rumah dalam keadaan sehat walafiat.

Arus balik adalah etape terakhir dari perjalanan panjang mudik Lebaran. Dengan tetap fokus, waspada, dan mempraktikkan teknik berkendara yang benar, Brosis telah turut serta menciptakan lalu lintas yang aman bagi semua orang. Mari kita jadikan perjalanan arus balik ini sebagai momen yang berkesan tanpa ada insiden.

Agar kondisi sepeda motor tetap prima saat digunakan, selalu lakukan perawatan dan service di bengkel AHASS. Karena bukan hanya di kota-kota besar, bengkel AHASS juga terdapat di setiap pelosok di seluruh Indonesia termasuk ratusan diantaranya berada di daerah Jawa Barat. Gunakan layanan booking service di aplikasi DayaAuto untuk mendapat pelayanan bebas antri.

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK