NEWS
DETAILS
Kamis, 21 May 2026 10:55 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Teknologi pada sepeda motor matik masa kini dirancang untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan menekan emisi gas buang. Salah satu fitur unggulan yang disematkan pada jajaran skutik Honda adalah Idling Stop System (ISS). Fitur pintar ini bertugas mematikan mesin secara otomatis saat motor berhenti sejenak seperti di lampu merah atau kemacetan dan menghidupkannya kembali hanya dengan memutar hanfat gas.

Meskipun sistem ini dirancang untuk mempermudah pengendara dan menghemat bahan bakar, ISS membutuhkan perhatian dan perawatan yang tepat agar kinerjanya tetap optimal. Jika diabaikan, fitur ini kerap mengalami malafungsi yang justru mengganggu kenyamanan berkendara.

Buat Brosis yang belum tahu atau baru pertama kali memiliki skutik Honda, Idling Stop System (ISS) adalah sistem elektronik yang mengintegrasikan berbagai sensor pada motor untuk mendeteksi kondisi berhenti. Cara kerjanya cukup sederhana namun canggih. Ketika motor berhenti setidaknya selama 3 detik, sensor kecepatan akan mengirimkan sinyal ke Electronic Control Unit (ECU) untuk memutus aliran bahan bakar dan pengapian, sehingga mesin mati.

Saat mesin mati, kelistrikan motor tetap aktif. Hebatnya, Honda mengombinasikan ISS dengan teknologi Alternating Current Generator (ACG) Starter. Komponen ini membuat proses menyalakan mesin kembali menjadi sangat halus tanpa suara bising dinamo starter konvensional. Pengendara cukup menarik tuas gas sedikit saja, dan motor langsung siap melaju.

Untuk semua sepeda motor matik honda yang sudah dilengkapi fitur ISS biasanya dilengkapi dengan tombol ISS pada bagian stang sebelah kanan untuk mengaktifkan fitur ISS tersebut ataupun mematikannya. Namun berbeda untuk sepeda motor premium Honda, fitur ini akan  otomatis aktif setiap kali kunci kontak diputar ke posisi “ON”.

Fitur ISS ini tentunya sangat bermanfaat bagi para pengendara. Perlu diketahui, apabila mengalami atau menemui sepeda motor Honda dengan fitur ISS terjatuh maka lebih baik pastikan sepeda dalam keadaan kunci kontak “OFF” terlebih dahulu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Berikut beberapa Hal yang wajib diperhatikan agar ISS tetap berfungsi dengan baik, diantaranya :

1. Pastikan posisi saklar ISS dalam Kondisi Aktif atau posisi Idling Stop

Saklar ISS berada di sisi kanan stang kemudi. Untuk mengaktifkan fitur ISS cukup ubah posisi saklar ke “Idling Stop”, maka lampu indikator ISS akan menyala saat kunci kontak di putar ke posisi “ON” itu tandanya fitur ISS sudah aktif.

2. Hidupkan mesin menggunakan Electric Starter

Untuk mengaktifkan fitur ISS, saat menghidupkan sepeda motor wajib menggunakan electric starter. Hal ini sangat diperlukan untuk mendeteksi kondisi batteray saat digunakan ketika menghidupkan electric starter sepeda motor.

Jika kondisi batteray tidak layak atau berada dibawah tegangan yang diperbolehkan, maka ECM (Engine Control Module) akan mematikan fitur ISS demi keamanan pengendara supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan misalnya batteray drop, hingga sepeda motor mati dijalan.

3. Pastikan Sepeda Motor Telah Mencapai Kecepatan 10 km/jam

Sebelum sepeda motor dijalankan dengan kecepatan melebihi 10 km/jam yang dapat dilihat dari bagian speedometer, maka ISS belum akan difungsikan oleh ECM. Hal ini dimanfaatkan untuk memastikan kinerja semua sensor yang dibutuhkan dalam kondisi normal. Selain itu, pastikan kondisi temperatur Mesin Sudah Melebihi 60° C.

4. Throttle Gas Tertutup Penuh

Pada kondisi ini sensor throtle position mendeteksi putaran gas untuk memastikan bahwa pengendara benar-benar dalam kondisi tidak menarik handle gasnya.

5. Sepeda Motor Berhenti minimal 3 Detik

Sepeda motor dalam kondisi berhenti setidaknya 3 detik, maka lampu indikator akan otomatis berkedip, dan mesin akan mati secara otomatis. Ketika tuas gas kembali diputar, mesin langsung hidup dan sepeda motor dapat langsung melaju dengan normal.

Seiring masa pakai kendaraan, beberapa pengguna skutik Honda kerap mengeluhkan fitur ISS yang tiba-tiba tidak berfungsi atau mengalami masalah yang tentunya akan memberikan kendala bagi penggunanya.

Berikut adalah beberapa masalah klasik yang sering terjadi:

  • Aki Lemah atau Kurang Setrum: Ini adalah penyebab paling umum. ISS hanya akan bekerja jika tegangan aki berada di atas ambang batas aman (biasanya minimal 12,4 Volt). Jika aki melemah, ECU secara otomatis menonaktifkan ISS demi menjaga daya aki tidak terkuras habis.

  • Sensor Switch Rem Tidak Akurat: ISS mendeteksi cengkeraman tuas rem sebelum motor berhenti. Jika switch rem kotor atau aus, sinyal tidak akan terkirim ke ECU dengan benar.

  • Setelan Stasioner (Idling Speed) Tidak Pas: Jika putaran mesin (RPM) saat stasioner terlalu rendah atau terlalu tinggi di luar standar pabrikan (sekitar 1.700 RPM), sistem ISS tidak akan aktif.

  • Suhu Mesin Belum Ideal: ISS baru akan berfungsi setelah motor mencapai suhu kerja optimal (di atas 60 derajat Celcius). Banyak pengendara panik karena ISS tidak aktif saat motor baru dinyalakan di pagi hari, padahal ini adalah proteksi normal.

Tips Perawatan ISS Agar Selalu Optimal

Menjaga fitur ISS tetap responsif sebenarnya tidaklah sulit. Anda hanya perlu melakukan beberapa langkah perawatan rutin berikut:

  1. Cek Kondisi Aki Secara Berkala: Mengingat aki adalah jantung dari kelistrikan ISS, pastikan untuk memeriksa tegangannya saat servis berkala. Segera ganti aki jika sudah menunjukkan gejala lemah.

  2. Bersihkan dan Periksa Kabel Konektor: Pastikan soket-soket kabel yang terhubung ke sensor temperatur, sensor kecepatan, dan ECU bersih dari korosi atau debu yang bisa menghambat arus listrik.

  3. Lakukan Kalibrasi di Bengkel Resmi: Jika ISS tetap mati padahal aki baru, bawalah motor ke AHASS untuk dicek menggunakan alat diagnostic. Mekanik akan memeriksa apakah ada error code pada ECU yang perlu direset.

  4. Gunakan Bahan Bakar Berkualitas: Pembakaran yang sempurna menjaga kestabilan RPM mesin saat stasioner, yang secara langsung mendukung kerja sensor ISS secara akurat.

Dengan perawatan yang konsisten, fitur ISS pada skutik Honda Anda akan selalu siap sedia membantu menghemat bahan bakar sekaligus menjaga lingkungan tetap hijau di setiap lampu merah. Jangan lupa untuk selalu melakukan servis dan perawatan rutin skutik Honda Brosis di bengkel resmi AHASS agar ditangani mekanik ahli berpengalaman. Gunakan layanan booking servis untuk mendapat pelayanan bebas antri.

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK