Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Kiandra Ramadhipa mengakhiri putaran ketiga Moto3 Junior World Championship di Jerez dengan hasil finis ketujuh pada Race 1 dan mengalami insiden pada Race 2. Setelah menunjukkan performa yang kompetitif sepanjang dua hari pertama akhir pekan, pebalap Honda Asia Dream Racing Junior Team tersebut harus puas mengoleksi sembilan poin dari total maksimal 50 poin yang tersedia. Meski demikian, Ramadhipa tetap menjaga peluang dalam persaingan perebutan posisi teratas klasemen sementara.
Aksi Race 1 Moto3 Junior World Championship berlangsung pada Minggu pagi di bawah suhu udara mencapai 33°C dan suhu lintasan mendekati 44°C.
Pemuda asal Sleman, Yogyakarta, Ramadhipa menjalani start yang kurang ideal sehingga turun dari posisi kelima ke posisi kedelapan setelah melewati tikungan-tikungan awal. Ramadhipa terus berusaha tetap berada di grup terdepan, namun balapan dihentikan sementara akibat red flag yang dikibarkan menyusul insiden yang melibatkan salah satu pebalap. Balapan kemudian dilanjutkan melalui prosedur restart dengan posisi grid awal.
Memulai kembali balapan yang dipersingkat menjadi 10 lap, Ramadhipa kembali berada di posisi kedelapan dan harus berjuang untuk tetap berada dalam persaingan di barisan depan. Dengan pace balap kuat yang dimiliki pebalap di grup terdepan, grup utama segera mengerucut menjadi 13 pebalap. Namun, Ramadhipa belum menemukan ritme terbaiknya sehingga perlahan kehilangan beberapa posisi hingga turun ke urutan ke-11. Sempat berada di luar 10 besar hingga tiga lap terakhir, Ramadhipa terus berupaya keras memperbaiki posisinya meski jarak antar pebalap mulai melebar pada paruh kedua balapan. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan finis di posisi ketujuh.
Pada Race 2, kondisi lintasan menjadi semakin ekstrem dengan suhu aspal yang hampir mencapai 60°C.
Berbeda dengan Race 1, Ramadhipa melakukan start dengan baik dan mampu mempertahankan posisi kelima hingga menyelesaikan lap pertama bersama grup terdepan. Setelah itu, sejumlah kandidat juara mengalami insiden, dengan tiga pebalap terjatuh hanya dalam rentang satu lap. Berada di posisi kelima, Ramadhipa tetap bertahan di grup terdepan yang pada paruh pertama balapan masih terdiri dari 11 pebalap yang bersaing memperebutkan posisi teratas.
Memasuki paruh kedua balapan, Ramadhipa tampil lebih kompetitif dibandingkan Race 1 dan terus menjaga peluang untuk bersaing memperebutkan kemenangan. Namun, pada lap terakhir, saat sedang bertarung memperebutkan posisi keempat dan hanya terpaut dua persepuluh detik dari pimpinan balapan, Ramadhipa terkena kontak dari pebalap lain saat memasuki Tikungan 5 hingga terjatuh. Namun Ramadhipa mampu kembali melanjutkan balapan dan berhasil melintasi garis finis di posisi ke-21, terpaut lebih dari 16 detik dari para peraih podium.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim dan Astra Honda atas semua kerja keras dan dukungannya. Race 1 berjalan cukup sulit. Saya berusaha tetap berada di grup depan, tetapi sejak lap pertama saya kesulitan menemukan ritme, sehingga saya memutuskan untuk bertahan sebaik mungkin. Pada akhirnya, kami berhasil mengamankan poin yang cukup baik sebelum menjalani Race 2, yang berjalan sangat berbeda. Sejak awal kami berusaha berada di barisan depan dan feeling saya jauh lebih baik. Saya mencoba memimpin jalannya balapan, tetapi belum berhasil berada di posisi terdepan. Sayangnya, pada lap terakhir pebalap lain menabrak sisi kanan motor saya hingga membuat saya terjatuh. Saya tidak memahami mengapa insiden tersebut bisa terjadi, tetapi saya harus menerima bahwa situasi seperti ini merupakan bagian dari balapan. Kini kami harus terus bekerja keras, baik secara fisik maupun mental, agar bisa kembali tampil kuat dan cepat di Magny-Cours dalam beberapa pekan mendatang.” ujar Ramadhipa.
Secara keseluruhan, akhir pekan di di Circuito de Jerez – Ángel Nieto belum berjalan sesuai harapan bagi Kiandra Ramadhipa dan Honda Asia-Dream Racing Team. Karena hasil yang diraih belum mencerminkan potensi yang telah ditunjukkan sepanjang Jumat dan Sabtu. Meski demikian, tambahan sembilan poin dari Race 1 membuat Ramadhipa tetap menjaga peluang dalam persaingan gelar. Ia kini hanya terpaut sembilan poin dari pimpinan klasemen sementara yang ditempati bersama oleh tiga pebalap, dengan Ramadhipa berada di posisi keempat dan mengoleksi 60 poin.
FIM MotoJunior World Championship akan kembali berlanjut dalam tiga pekan mendatang sebelum memasuki libur musim panas. Putaran keempat musim ini akan berlangsung di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis, pada 24–26 Juli.