NEWS
DETAILS
Kamis, 24 Sep 2026 08:02 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Bagi Brosis pemilik sepeda motor, melakukan perawatan mandiri atau sekadar membongkar komponen ringan di rumah tentu sudah menjadi hal biasa. Namun, sering kali ada kendala teknis yang menjengkelkan saat proses perbaikan, salah satunya adalah kepala baut yang menjadi slek, tumpul, bahkan patah di dalam. Kondisi ini tentu sangat merepotkan dan bisa memakan waktu serta biaya tambahan untuk memperbaikinya.

Kepala baut yang slek umumnya bukan terjadi karena kualitas bautnya saja, tetapi sering kali disebabkan oleh teknik pembukaan yang kurang tepat. Oleh karena itu, memahami cara dan tips aman dalam membuka baut sepeda motor sangat penting agar komponen kendaraan tetap awet, drat di bagian blok mesin atau rangka tidak rusak, dan pekerjaan mekanis menjadi lebih lancar.

Berikut adalah beberapa tips penting yang bisa Brosis terapkan saat hendak membuka baut sepeda motor:

1. Gunakan Kunci yang Ukurannya Pas dan Berkualitas

Kesalahan paling sering yang dilakukan saat membongkar baut adalah menggunakan ukuran kunci yang tidak presisi, misalnya menggunakan kunci pas yang sedikit longgar atau memakai kunci inggris untuk baut yang keras.

Pastikan Brosis selalu menggunakan jenis kunci yang sesuai (kunci T, kunci ring, atau socket wrench) dengan ukuran milimeter yang tepat. Kunci yang longgar atau bergeser saat diberi tenaga putar adalah penyebab utama kepala baut menjadi slek.

2. Pahami Arah Putaran Baut

Prinsip dasar mekanika yang harus selalu diingat adalah kaidah "kanan kencang, kiri kendur" (righty-tighty, lefty-loosey). Artinya, untuk membuka baut standar, Brosis harus memutarnya ke arah berlawanan dengan jarum jam (ke kiri). Pastikan posisi tangan dan tumpuan tubuh sudah benar agar tenaga dorong atau tarikan Brosis maksimal dan tidak membuat posisi kunci meleset dari kepala baut.

3. Gunakan Cairan Khusus untuk Baut Berkarat

Jika Brosis menghadapi baut yang sudah lama tidak dibuka, berkarat, atau melekat sangat erat akibat panas mesin, jangan langsung dipaksa dengan tenaga berlebih. Semprotkan cairan khusus pembersih karat atau penetrating fluid (seperti antiratus/pelumas baut) pada bagian dratnya, lalu diamkan selama beberapa menit agar cairannya meresap dan melunturkan karat. Cara ini akan membuat baut jauh lebih ringan saat mulai diputar.

4. Manfaatkan Teknik Kejut Ringan

Untuk baut yang sangat keras atau macet, Brosis bisa memberikan sedikit getaran atau kejut ringan. Ketuk kepala baut secara perlahan menggunakan palu dengan balutan kain atau tangkai obeng (pastikan tidak merusak komponen sekitar). Getaran ringan ini terbukti efektif merenggangkan kerak karat yang mengunci drat di dalam lubangnya. Jika diperlukan untuk baut besar yang membandel, gunakan impact driver manual (obeng ketok).

5. Jangan Gunakan Sambungan Pipa Sembarangan

Sebagian orang kerap mengakali baut keras dengan memasangkan pipa besi panjang pada gagang kunci agar tenaga ungkitnya bertambah besar. Cara ini sangat berisiko membuat batang baut patah di dalam atau membuat drat di sisi komponen rontok total karena kelebihan beban puntir. Jika memang sangat keras, kombinasikan dengan cairan perontok karat dan lakukan secara sabar.

Merawat sepeda motor secara teliti dimulai dari hal-hal kecil seperti memperlakukan komponen pengikatnya dengan benar. Dengan menerapkan tips aman di atas, baut kendaraan Brosis akan tetap awet, tidak mudah slek, dan komponen motor terhindar dari kerusakan yang tidak perlu. 

Jika Brosis mendapati kendala atau kesulitan ketika membuka baut, disarankan untuk jangan dipaksakan. Solusi terbaik adalah dengan segera mengunjungi bengkel AHASS untuk mendapat layanan servis terbaik untuk sepeda motor Honda Brosis yang langsung ditangani oleh mekanik ahli dan berpengalaman. Gunakan layanan booking servis untuk mendapat laynana bebas antri.

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK