NEWS
DETAILS
Kamis, 19 Feb 2026 18:37 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Menyalip atau mendahului kendaraan lain adalah aktivitas yang sering dilakukan oleh pengendara di jalan raya. Aktivitas ini sering kali beresiko karena kurangnya skill dan pemahaman tentang tata cara yang benar saat menyalip kendaraan. Tak hanya itu, pengendara juga harus mengetahui mana titik lokasi yang aman dan tidak aman ketika menyalip kendaraan.

Menyalip kendaraan itu udah jadi "makanan" sehari-hari pas kita lagi di jalan. Tapi, sering banget kita asal sruntulan tanpa mikir risikonya. Di Indonesia sendiri, aturan mainnya sebenarnya kita wajib nyalip dari kanan. Terus, gimana ceritanya kalau kita terpaksa harus lewat kiri? Simak nih tipsnya buat Brosis sekalian, terutama yang baru banget pegang motor.

Lantas, apakah kita boleh menyalip dari jalur sebelah kiri? Oke, perlu brosis ketahui jika merujuk ke UU No. 22 Tahun 2009, tepatnya Pasal 109, aturan dasarnya itu kita harus lewat kanan kalau mau mendahului.

Tapi tenang, Brosis, ada pengecualiannya kok. Nyalip dari kiri itu boleh kalau:

  • Kendaraan di depan udah kasih lampu sein kanan (mau belok atau putar balik).
  • Jalur kanan lagi macet total atau ada rintangan yang nggak bisa dilewati.

Jadi, kalau jalanan lagi lancar jaya, tetap usahain dari kanan ya agar tidak menjadi sebuah pelanggaran ya Brosis!

Kenapa sih nyalip dari kiri itu dibilang bahaya? Ini beberapa alasannya yang perlu Brosis tahu:

  • Blind Spot yang Gede Banget: Kendaraan kayak truk atau bus punya area "titik buta" yang luas di sisi kiri. Kalau Brosis ada di situ, sopirnya nggak bakal lihat. Tahu-tahu kesenggol, kan berabe.
  • Tempat Berhenti Mendadak: Lajur kiri itu tempatnya angkot ngetem, orang parkir, atau kendaraan yang lagi darurat. Kalau Brosis terlalu kencang di kiri, risiko "nyium" pantat mobil yang tiba-tiba berhenti itu gede banget.
  • Jalanan Rusak: Biasanya sisi kiri jalan itu kondisinya nggak semulus jalur tengah atau kanan. Ada lubang, pasir, atau genangan air yang bisa bikin Brosis tergelincir.

Tips Aman buat Brosis Bikers Pemula

Nah, buat Brosis yang masih baru belajar atau baru mulai rutin bawa motor, ini cara biar tetap aman kalau terpaksa nyalip dari kiri:

Lihat Situasi

Jangan asal masuk celah sempit. Pastikan ada ruang yang cukup lebar antara kendaraan yang mau disalip dengan trotoar.

Nyalakan lampu sein 

Jangan jadi "ninja" yang tiba-tiba muncul. Nyalain sein kiri biar orang di belakang Brosis nggak kaget.

Kasih Kode Pakai Klakson

Tekan klakson pendek "tin-tin" buat kasih tahu pengemudi di depan kalau Brosis lagi ada di samping kirinya. Ini penting biar mereka nggak tiba-tiba banting setir ke kiri.

Pantau Gerak-gerik Roda

Perhatiin roda depan kendaraan yang mau disalip. Kalau rodanya mulai miring ke kiri, mending Brosis ngerem dulu, jangan dipaksa masuk.

Jauhi Kendaraan Besar

Kalau di depan itu truk atau bus, mending sabar deh. Jangan sekali-kali nyalip dari kiri pas mereka lagi di persimpangan atau tikungan.

Intinya, keselamatan itu nomor satu, Brosis. Nyalip dari kiri boleh-boleh aja kalau situasinya mendesak, tapi harus ekstra hati-hati dan nggak boleh egois. Biar telat dikit yang penting sampai tujuan dengan selamat dan motor tetap mulus.

Harus diperhatikan untuk selalu menggunakan perlengkapan berkendara yang aman untuk melindungi tubuh pengendara sehingga meminimalisir resiko kerugian akibat kecelakaan. Selalu pastikan sepeda motor dalam kondisi prima dengan melakukan cek bagian penting pada kendaraan sebelum berangkat berkendara.

Lakukan perbaikan dan perwatan secara rutin di bengkel AHASS. Gunakan layanan booking service melalui aplikasi Daya Auto untuk mendapat pelayanan terbaik dan bebas antri.

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK